HOME
INDUSTRI TEMPE
Home
industri ini telah bediri sekitar 10 tahun yang lalu di Desa Karanglo Kec.
Cilongok RT 05 / RW 02. Pemilik home industri ini yaitu ibu Suyati biasa
dipanggil bu yati.
Dalam produksinya, ibu suyati dbantu
oleh 2 karyawan tetap. Setiap kali memproduksi biasanya menghasilkan 1000
bungkus tempe dari 20 kg kedele itu sebelum harga kedele naik, setelah harga
kedele naik ibu yati hanya bisa memproduksi tempe dari 8 kg kedele saja yang
bisa menghasilkan sekitar 600 biji tempe.
Cara
singkat proses pembuatan tempe yaitu :
1. Pertama kedele di cuci terlebih dahulu
2. Kedele direbus
3. Kedele di tiriskan selantujnya diendam
dengan air selama 1 malam
4. Rendama kedele ditiriskan lalu dicampur
dengan ragi secara merata
5. Proses pembungkusan dengan daun pisang
Untuk
proses penumbuhan bakteri yang dapat menghasilkan jamur pada tempe dibutuhkan
waktu selama sat hari satu malam. Jadi, keseluruhan proes pembuatan tempe
membutuhan waktu selama 3 hari da siap
untuk dikonsumsi.
Selai
memproduksi tempe, ibu suyati juga
memproduksi dage. Dage itu terbuat dari amplas kelapa yang sudah digunakan
dalam pembuatan minyak goreng. Adapun proses pembuatannya yaitu :
1.
Ampals
kelapa dikukus, setelah itu ditiriskan
2.
Campurkan
ragi secara merata
3.
Ratakan
adonan ke dalam cetakan
4. Tunggu beberapa hari hingga tumbh jamur
di permukaan adonan dage tersebut
Ibu suyati menjual hasil
produksinya di pasar Ajibarang. Biasanya beliau berangkat setelah sholat subuh,
dan pulang sekitar jam 07.30 WIB.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar